
Saya tidak akan membahas soal tukang parkir perempuan. Yang saya mau bahas adalah perbedaan antara gender dan kodrat.
Pertama kita bahas gender, gender bisa disetarakan antara perempuan dan laki-laki.
Seperti supir bus, dulu itu merupakan pekerjaan seorang laki-laki, tapi sekarang sudah banyak supir bus perempuan. Seperti supir Trans Jakarta banyak supir perempuan. Hal ini membuktikan bahwa sebuah pekerjaan yang mengaitkan gender, itu bisa dikerjakan oleh gender apapun.
Fenomena ini mungkin berkaitan dengan Teori Evolusi Darwin, dimana mahluk hidup akan berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan.
Sekarang mencari sebuah pekerjaan sangatlah susah, seorang istri merasa penghasilan dari suaminya sangatlah kurang, iya mau tidak mau harus bekerja untuk menutupi kekurangan dari biaya hidup mereka, semua pekerjaan akan dilakukannya demi mencukupi kebutuhan hidup mereka.
Sekarang mari mulai membahas kodrat.
Kodrat tidak bisa disetarakan karena merupakan ketetapan dari Tuhan. Kodrat manusia ada 2 yaitu laki-laki dan perempuan, tapi ada juga sih kodrat abal-abal...Hahahah...
Kodrat seorang laki-laki adalah menjadi kepala keluarga, mencari nafkah, dst.
Kodrat seorang perempuan adalah mengurus rumah tangga, melahirkan, dst.
Kodrat keduanya tidak bisa saling tertukar, seorang laki-laki tidak mungkin meahirkan, begitu juga perempuan tidak bisa menjadi kepala keluarga.
Jangan pernah anda sepelekan kemampuan Tuhan
untuk menjadikan keajaiban sebagai bagian dari keseharian anda